Minggu, 10 Desember 2017

A Letter to Qur'an Lover

Hello Qur'an Reciter dan para calon Hamilul Qur'an!
Now I will share to you about the letter that was written on the title, as always I got it from stranger in Whatsapp. So, what is it? Check it out!
***
Pesan Untuk Pecinta Al-Quran
(Dr.H.M. Afifuddin Dimyathi, MA / Gus Awis)

1. Jika terasa sempit waktu kita, bacalah Al-Quran, pasti waktu kita akan menjadi berkah dan lapang
2. Segala sesuatu jika kita tinggalkan ia akan menjadi usang dan rusak, kecuali Al-Quran, jika kita meninggalkannya, kitalah yg akan usang
3. Jika kita membaca Al-Quran dan menginginkan petunjuknya diikuti orang lain, maka dahuluilah mereka dalan mengikuti petunjuknya
4. Jika kita membaca Al-Quran, mari kita menjadikannya seolah olah diturunkan untuk kita yang sedang membacanya
5. Jika kita menemukan kalimat Al-Quran yang belum bisa dipahami, jangan memaksakan diri untuk memahaminya, karena kemampuan kita terbatas
6. Ada satu syarat mutlaq dalam usaha memahami Al-Quran, yaitu menghilangkan kesombongan, karena hati yg sombong akan dipalingkan dari Al-Quran
7. Tujuan terpenting Al-Quran adalah sebagai petunjuk, maka, maka mari kita jadikan Al-Quran sebagai petunjuk, bukan hanya sebagai bahan bacaan dan kebanggaan
8. Ketika kita membaca Al-Quran, janganlah kita melupakan hak hak orang disekitar kita, tetaplah tanggap terhadap sekitar kita
9. Jika kita sedang membaca Al-Quran, lalu salah satu orang tua kita mengajak bicara, maka hentikanlah bacaan Al-Quran, dengarkanlah beliau, pandanglah wajah beliau, dan tutuplah mushaf, sampai beliau selesai dengan keperluannya, barulah kita boleh membaca Al-Quran kembali.
10. Jika kita sedang membaca Al- Quran, lalu ada tamu datang, maka hentikanlah bacaan Al-Quran, dan sambutlah tamu tersebut, karena ia dikirim oleh Yang Menurukan Al-Quran
11. Tuntutan yang selalu melekat pada seorang hafidz adalah senantiasa membaca Al-Quran setiap hari
12. Menurut para Ulama, hikmah Al-Quran dibagi menjadi 30 juz itu agar kita mudag menghatamkannya sebulan sekali
13. Jika kita selesai mengkhatamkan Al-Quran, baik bacaan maupun hafalan, sebisa mungkin kita hilangkan rasa bangga karenanya, mari kita ganti dengan rasa syukur, karena bangga dan syukur sangat jauh berbeda
14. Membaca ayat Al-Quran yang sama berulang-ulang akan memberi efek yang berbeda-beda dalam setiap kali bacaan, dan biasanya itu sangat menenangkan dan menentramkan.

Sekedar berbagi ilmu untuk para hafidz dan hafidzah, semangat dalam bersahabat dengan Al-Quran, semangat dalam menghafalnya dan mengamalkannya,
Semoga kita semua dijadikan Ahlul Quran 🙏🏻🙏🏻🙏🏻☺

0 komentar:

Posting Komentar